Posts

Showing posts from January, 2026

Apa itu auto rejection?

  Auto Rejection  merupakan pembatasan minimum dan maksimum suatu kenaikan dan penurunan harga saham dalam jangka waktu satu hari perdagangan di bursa. Sistem bursa akan menolak  order  jual atau beli yang masuk secara otomatis jika harga saham telah menembus batas atas atau bawah yang telah ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia.  Auto rejection  diterapkan untuk memastikan perdagangan saham berjalan dalam kondisi wajar. Auto Rejection Atas Saham yang naik signifikan hingga menyentuh batas atas yang ditetapkan bursa akan mengalami  Auto Rejection Atas  (ARA). Ciri-ciri saham yang terkena ARA adalah tidak ada lagi  order  di antrian jual  (offer)  . Contohnya, saham X ditutup di harga Rp3.000 kemarin. Batasan  auto rejection  pada harga saham ini adalah sebesar 25%. Kenaikan harga saham X pada hari ini maksimal adalah: Rp3.000 + (Rp3.000 x 25%) = Rp3.750. Jika saham X telah melampaui harga Rp3.750 maka saham X akan terk...

Fertility preservation

  Fertility preservation is the effort to help cancer patients retain their fertility, or ability to procreate. Research into how cancer, ageing and other health conditions effect reproductive health and preservation options are growing. Fertility preservation  involves medical procedures to pro tect or store eggs, sperm, embryos, or reproductive tissue (like ovarian or testicular tissue) for future use , allowing individuals to have biological children later, especially if facing infertility risks from treatments like chemotherapy, radiation, surgery, or age-related decline. Key methods include sperm banking, egg freezing (oocyte cryopreservation),  embryo freezing  (IVF with embryo banking), and  ovarian/testicular tissue freezing , offering options for cancer patients, transgender individuals, and anyone wanting to delay parenthood.   Common Fertility Preservation Methods Sperm Banking:  Freezing sperm for later use in IUI or IVF. Egg Freezing (Ooc...

Tatalaksana Kasus ini

  Pasien Ny.M 56thn diantar keluarga dengan keluhan *luka robek di belakang kepala.* Awalnya pasien mau BAK kemudian *pusing*, lalu *jatuh kepala tertancap kayu* yang berada di bawah.  Kejadian jam 23.00 WIT. Pasien muntah 3x jam 01.00 malam. A:  Obs. CKR gcs 15  Vulnus laceratum Regio Occipital  Terapi Dan Tindakan:  Wound toilet Hecting  IVFD NaCL 0,9% Inj. Ranitidin 2x1 AMP  iv Inj. Antrain 3x1 amp iv Inj. Ceftriaxon 2x1 gr iv Inj. Ondansentron 3x1 AMP iv  Inj. Asam traneksamat 3x1 AMP iv Pro dl, DDR  Observas KU, VS. *Apa yang kurang Dok dari tatalaksananya?* Cek 👉🏻 https://docquity.app.link/w2hfbIpgBZb